Singles Battle : Taylor Swift - Mean vs. The Story of Us

May 25, 2011


Okay, memang aneh untuk membandingkan 2 single yang dikeluarkan ‘hampir bersama – sama’ oleh satu artis yang sama. Disini aku bakal ngebandingin Mean dan The Story of Us. Mana yang akan lebih populer jika dirilis secara worldwide?


     Secara tema . . . The Story of Us lebih pribadi daripada Mean. Dibahas di salah satu forum umum, The Story of Us bercerita tentang pengalamannya di suatu acara award, dimana dia bertemu mantannya pada saat yang sama. Di dalam liriknya juga diceritakan kalau Taylor sendiri repot cari tempat duduk yang cocok biar enggak ketemu sama si mantan (semoga yang baca ini tau event-nya dimana dan siapa mantannya). Namun, bagi sebagian remaja, lagu ini menurutku cukup mewakili bagi yang hatinya sedang bergalau-ria.

     Nah, kalo Mean itu lebih umum. Taylor disini mengajak kita yang terkena dampak bullying pada masa – masa muda mau bangkit dan membuktikan kalau kita nanti bakalan dapet hal yang lebih tinggi pada masa nanti. Di MV-nya dijelaskan terang – terangan : Cowok yang dianiaya sama cowok pemain futbol, sukses jadi perancang busana ; Cewek tukang promosi restoran yang dilempari sampah sama pengunjung restoran, sukses jadi wanita karier yang sebelumnya kuliah di ‘College’ dari hasil tabungannya waktu bekerja ; dan anak kecil yang diabaikan pada waktu makan siang sama teman – temannya bisa menonton pertunjukkan Broadway (yang terakhir itu menurut pandanganku sendiri sih).

     Irama – irama di The Story of Us pun cukup nge-rock untuk sebuah lagu country. Rock adalah lagu yang bisa diterima siapa saja, jadi intinya jika single ini dirilis worldwide, maka akan lebih menjual. Kelemahannya, single ini (tampaknya) enggak bisa buat sing along, karena saking mukul – mukulnya (?) dan temponya upbeat, jadi lebih mungkin kalau didengerin dan dinyanyiin sendiri.

     Beda dengan Mean yang lebih easy – going. Kalau digabungin sama maknanya, maka single ini pantes banget buat sing along (apalagi kalau pas pagi – pagi). Sayangnya, trek ini sangat amat country, tidak semua orang suka dengan musik country. Maka, menurutku, kurang menjual aja kalau dirilis worldwidely.

     Kesimpulannya, mana single yang lebih bagus, terserah sama kamu. Apa mau yang pribadi dan cepat atau yang easy – going dan kompak. Happy listening!

1 comments:

Rolly Ega Suganda said...

Mean donk...!!
Untuk di us musik rock skarang lagi down,,kalo country imbang dng sedikit peningkatan...
Jd mean lbh potensi sukses di us, sdngkan story of us lbh potensi sukses diluar us!Mean donk...!!
Untuk di us musik rock skarang lagi down,,kalo country imbang dng sedikit peningkatan...
Jd mean lbh potensi sukses di us, sdngkan story of us lbh potensi sukses diluar us!

Post a Comment

Give comments here. No provocating, SARA, and be peace!