Single Review : Justin Timberlake - Mirrors

Mar 14, 2013


Berhasil comeback ke dunia musik setelah hiatus selama kurang lebih 6 tahun sejak perilisan FutureSex/LoveSounds lewat setelan dan dasi kupu – kupu, nampaknya JT benar – benar ingin membuktikan bahwa tahun ini dia sungguhan kembali. Bukti? Mirrors rock it!


'Mirrors' Single Cover
Seperti yang telah diumumkan, The 20/20 Experience yang akan dirilis pada tanggal 15 Maret mendatang ‘hanya’ akan memperdengarkan 10 trek yang telah dikerjakan dari kerjasama JT dengan Timbaland. Dan kita telah mendengar 3, diantaranya Suit & Tie sebagai single pertama, That Girl, Pusher Love Girl (this thing is making his Grammy moment!), dan Mirrors sebagai free downloadable song jika kita melakukan pre-order album ini di iTunes, yang akhirnya dirilis sebagai single kedua, berikut dirilis dalam bentuk fisik dan digital download.

Meski ‘hanya’ 10 trek, tapi dengan durasi 70 menit (tidak termasuk bonus tracks untuk deluxe edition, yang sama panjangnya) dijamin kita bakal puas mendengarnya, yang mana masing – masing treknya berdurasi dengan kisaran 5 – 8 menit. Oleh karena itu, keputusan JT untuk merilis Mirrors sebagai single cukup bisa diterima karena disisi lain ada tujuan untuk men-try out kita agar terbiasa mendengar trek panjang yang dia suguhkan nanti. Panjang trek? 8.04 menit!

Sambutan gitar listrik dan bass yang agak berat untungnya dapat menangkap perhatian kita untuk tetap mendengar lagu ini hingga akhir. Perhaps, agak terdengar sesuasana dengan trek di FutureSex/LoveSounds? It sounds like a ballroom anthem with your girl beside you. Konon lagu ini dibuat untuk sang terkasih, Jessica Biel, yang mana secara konotatif menyatakan bahwa Jessica adalah cerminan hati bagi JT.

Secara umum, bentuk lagu ini dibuat menjadi 2 bagian. Untuk 5 menit pertama bentuk lagunya seperti pada umumnya, verse dan chorus. Namun, bagi yang tidak hati – hati, pasti ada sangkaan bahwa lagunya akan berakhir setelah itu.

“You are, you are the love of my life”

Lirik diatas membawa kita ke bagian kedua lagu ini, yang terdengar lebih ringan. Sounds classic. Dan mungkin bisa jadi inspirasi baru, mengingat trek – trek yang disuguhkan saat ini jarang menyajikan bentuk lagu seperti ini (tiba – tiba aku jadi ingat Bohemian Rhapsody yang cukup rame dengan 5 bagian lagunya yang macam – macam). Setelah mendengar Suit & Tie, rasanya mendengar trek ini membuat kita berpikir, ‘We won’t miss Justin’s angelic voice anymore right now!’

The conclusion is; Justin is warmly welcomed to the music again, and he’s provided something in his way and it’s better to see it! So, welcome back, JT!

0 comments:

Post a Comment

Give comments here. No provocating, SARA, and be peace!